Showing posts with label terpal. Show all posts
Showing posts with label terpal. Show all posts

Friday, 4 March 2016

PANDUAN BUDIDAYA TERNAK LELE KOLAM TERPAL PRAKTIS MUDAH DAN UNTUNG!!

Lele sangkuriang
Bagi anda yang ingin ingin memulai melirik dunia bisnis, budidaya ikan lele merupakan salah satu pilihan yang cukup menjanjikan. Mengingat pertumbuhan pasar permintaan ikan lele terus meningkat dari tahun-ketahun. Apalagi saat ini ikan lele juga sangat cocok untuk di budidayakan di kolam terpal. Bahkan sudah banyak yang sukses menjalankan peternakan lele di kolam dari terpal ini.
Budi daya umumnya di lakukan di kolam kolam galian konvesional. Namun kendala yang sering dihadapi adalah ketika kolam ikan dilanda banjir. Nah dengan pembuatan kolam dari terpal ini kemungkinan tersebut bisa dihindari. Karena kolam terpal ini bisa dibuat dengan posisi berada di atas tanah dengan dinding dari kayu kemudian dilapis terpal.

BUDIDAYA IKAN LELE

Pertimbangan Teknis Kolam terpal
Kolam terpal ini bisa di jalankan di medan yang tidak memungkinkan untuk membudidayakan ikan. Misalnya tanah dengan medan propos, tanah pasir, ruang sempit, dan lain-lain.
Keunggulan:
  • Praktis dan mudah
  • Investasi kecil
  • Tidak mudah terkena banjir
  • Kontaminasi dengan tanah yang tidak diketahui kualitasnya dapat dihindari
  • Kontrol terhadap kualitas dan kuantitas air lebih mudah
  • Mudah melakukan pengeringan dan pembersihan
  • Mudah melakukan panen
  • Bisa dipindahkan
Jenis budidaya:
A. Budidaya Lele untuk Pembibitan
Bagi anda yang ingin menjalankan bisnis budidaya lele di segmen pembibitan harus memahami bahwa bisnis ini cukup menjanjikan. Kenapa demikian? karena setelah telur menetas, bibit lele langsung bisa dijual ke para peternak lele.
Sementara secara teknis bibit lele bisa memiliki ukuran 2-3 cm setelah usia penetasan sudah sekitar sebulan. Biasanya pengembangan bibit lele dilakukan pada medan kolam yang berlumpur. Biasanya di sawah dengan ukuran yang luas. Namun hal ini bisa juga di lakukan namun sebaiknya dilakukan di kolam yang berukuran besar agar bibit cepat besar. Apabila kolam terpal berukuran kecil, maka sebaiknya bibit yang dimasukan dalam jumlah kecil saja. Sebagai penunjang pertumbuhan bibit bisa di suplay dengan makanan berupa pelet setiap harinya.
Waktu yang dibutuhkan agar bibit tumbuh dengan ukuran 5-7 cm sekitar 2 bulan. Bibit yang telah menjapai ukuran ini memiliki harga jual yang lebih baik dan bisa di pasarkan ke peternak lele.
B. Budidaya Lele untuk Konsumsi
Bagi anda yang membudidayakan ikan lele dengan tujuan untuk di jual sebagai lele konsumsi maka sebaiknya membeli bibit berukuran 5-7 cm lebih baik lagi bibit jenis lele Dumbo. Kenapa demikian? dalam hal ini pertimbanganya adalah ukuran bibit yang sebesar itu akan akan lebih cepat tumbuh. Sehingga panen bisa berlangsung lebih cepat dalam kurun 3-4 bulan sudah bisa dipanen. Agar hasil lebih baik dan optimal, maka sebaiknya di suplay dengan memberikan makanan seoptimal mungkin. Budidaya lele untuk konsumsi lebih lebih aman dibanding pembibitan. Karena ikan dengan usia besar lebih tahan terhadap penyakit yang menyebabkan kematian.
Persiapan Pembuatan Kolam Terpal
Dalam pembuatan kolam terpal ini yang harus di perhatikan adalah jumlah populasi dan luas kolam. Untuk populasi 100 ekor lele maka luas kolam terpal yang dibutuhkan adalah (P 2m x L 1m x T 0,6m) P=panjang l=lebar T=tinggi. Nah jika ingin mengembangkan dalam jumlah banyak tinggal di kalikan saja dengan lebar tersebut. Contoh (P 4m x L 2m x T 0,6) bisa menampung 200 ekor lele dan seterusnya, yang perlu di perhatikan adalah panjang dan lebar kolam.
Contoh kolam terpal
Bahan:
  • Terpal
  • Kayu/ batako/ papan/ tanah
  • Alat lain penunjang pembuatan kerangka
Kolam bisa dibuat dengan kayu sebagai kerangka, batako, ataupun tanah. Untuk kolam dengan tanah bisa dengan menggali lobang di tanah kemudian dilapisi terpal. Sedangkan untuk kolam dengan kerangka kayu/ papan/ batako bisa di buat di atas permukaan tanah. Sebaiknya kolam diberikan pelindung peneduh di salah satu bagian kolam. Karena lele merupakan ikan yang suka bersembunyi.
Pemeliharaan dan Perawatan
Sebelum bibit dimasukan ke kolam yang sudah jadi sebaiknya kolam di isi dengan air terlebih dahulu kemudian membuat air agar kaya akan plankton (sejenis biota air yang bisa menjadi makanan bibit). Caranya dengan memberikan pupuk kompos dari kotoran sapi kedalam air secukupnya kemudian biarkan selama tiga hari sehingga plankton bisa hidup dan berkembang.
Kolam lele siap tebar
Agar cepat berkembang sebaiknya lele juga di suplay dengan makanan berupa palet. Pemberian palet bisa dilakukan sebanyak 2 kali sehari. Namun akan lebih baik diberikan lebih dari 2 kali dengan porsi yang lebih sedikit tentunya. SElain palet bisa juga di suplai dengan makanan alami seperti bekicot, kerang, keoang emas, rayap dan lain-lain jika memang ada di sekitar kita. Makanan alami ini selain menghemat pengeluaran juga sangat bermanfaat menunjang kebutuhan gizi lele.
Pergantian air kolam juga diperlukan, meskipun lele termasuk jenis ikan yang tahan terhadap kondisi berbagai jenis air. Akan tetapi dengan kondisi air yang tidak di ganti dalam jangka waktu lama akan membuat kualitas air menjadi buruk dan bau. Tentunya akan berdampak pada munculnya bebagai penyakit yang bisa menyerang lele. Pergantian air sebaiknya dilakukan dengan membuang 10-30% air di kolam dan menambahkan jumlah yang sama, setiap seminggu sekali atau 2 minggu sekali, artinya bukan mengganti semua air.
Ketika usia lele sudah mencapai 1 bulan di kolam maka seleksi dan pemisahan harus dilakukan. Hal ini mengingat pertumbuhan lele tidak sama antara satu dan yang lainya. Dengan memisahkan lele yang terlam bat tumbuh bertujuan agar mereka tidak kalah bersaing mendapat makanan dengan lele yang telah tumbuh lebih besar. Demikian tips budidaya ikan lele di kolam terpal agar bisa berhasil dan sukses, semoga bermanfaat.
ARTIKEL TERKAIT:

Tuesday, 15 September 2015

BUDIDAYA LELE KOLAM TERPAL. SANGAT MUDAH, UNTUNG BERLIPAT

Cara ternak dan budidaya ikan lele oraganik sudah banyak dilakukan khususnya bagi mereka yang selama sukses dalam bududaya ikan konsumsi, karena biasanya para peternak akan lebih memahami peluang yang lebih menguntungkan sesuai kebutuhan pasar.
Saat ini budidaya lele organik sudah banyak dilirik baik oleh para pembudidaya maupun mereka yang masih pemula, karena lele organik dinilai lebih meguntungkan, baik dari segi hasil produksi maupun pembiayaan yang harus dikeluarkan
Menurut salah satu peternak lele organik, biaya yang harus dikeluarkan untuk budidaya jenis lele ini lebih kecil atau lebih rendah hingga 50 persen dibandingkan dengan lele biasa yang membutuhkan perhatian lebih
Tingginya permintaan pasar terhadap ikan lele menjadi peluang usaha yang menggiurkan sehingga banyak orang yang mencoba untuk menjadi peternak ikan lele, walaupun pada akhirnya tidak sedikit mereka yang gulung tikar akibat harga pakan ikan yang terus melambung.
Budidaya lele organik bisa menjadi pilihan menguntungkan bagi petani ikan untuk tetap bisa bertahan ditengah semakin tingginya harga pelet ikan yang mencapai harga kisaran Rp. 9.000 perkilo gram, sedangkan ternak lele organik bisa menggunakan fermentasi kotoran sapi sebagai makanan tambahan dengan harga sekitar Rp. 2.300 perliter
Cara Budidaya Lele Organik
Cara ternak lele organik bisa dilakukan cara sederhana dalam arti jika anda masih pemula atau sekedar ingin menjajaki peluang usaha ini, bisa memulai membuat kolam dari terpal, disamping untuk menghemat biaya, menggunakan terpal bisa dipindah-pindah jika sewaktu-waktu tempat budidaya sudah tidak memungkinkan untuk ditempati
Kolam ikan dari terpal sebenarnya sudah umum digunakan tak hanya bagi pemula bahkan mereka yang sudah profesional dalam hal pembudidayaan ikan pun banyak yang menggunakan terpal.
Untuk membuat kolam ikan cukup mudah:
  1. Siapkan Terpal
  2. Menentukan lokasi kolam (bisa disamping  atau belakang rumah)
  3. Bambu untuk rangka kolam
  4. Kotoran sapi untuk pakan
  5. Peralatan kerja seperti gergaji, palu, paku, tali dan sebagainya
Setelah semua bahan sudah siap, tinggal membuat rangka yang terbuat dari bambu yang bisa dibuat sedemikian rupa untuk mendapatkan hasil kolam sesuai keinginan, contohnya bisa perhatikan pada gambar dibawah ini :
ternak lele organik
Kelebihan Dan Keuntukan Budidaya Lele Organik
1. Hemat biaya perawatan
Biaya perawatan seperti memberi makan biasanya menjadi salah satu kendala bagi para peternah baik ternak ayam, kambing, ternak itik atau bebek termasuk beternak ikan lele, karena besarnya biaya yang harus dikeluarkan sehingga banyak usaha ternak yang gulung tikar lantaran biaya besar yang harus dikeluarkan.
2. Air kolam ikan lele tidak perlu diganti
Mengganti air dalam kolam peternakan ikan menjadi salah satu hal yang harus mendapatt perhatian, untuk menjaga ikan tidak mati, namun untuk memelihara ikan lele organik sangat mudah karena tidak perlu mengganti air atau jika diperlukan cukup mengganti beberapa kali sampai masa panen
3. Kolam ikan metode organik tidak berbau menyengat
Jika selama ini lokasi peternakan ikan identik dengan bau anyir dan menganggu lingkungan, namun budidaya ikan secara organik lebih ramah lingkungan karena tidak terlalu mengeluarkan bau menyengat.
4. Lebih ramah lingkungan
Lingkungan tetap terjaga dan tidak merasa terganggu dengan bau yang ditimbulkan akibat air yang biasanya mengeluarkan bau amis.
5. Bobot ikan Lele organik lebih besar dan panjang
Ikan lele organik memiliki bobot lebih besar dibandingkan ikan lele biasa sehingga bisa lebih menguntungkan. Jadi untuk memenuhi kebutuhan para tengkulak untuk ukuran ikan sedang tentu lele organik akan lebih cepat dipanen karena pertumbuhannya yang ganjah
6. Meningkatkan nilai jual
Kelebihan budidaya lele ini juga dapat eningkatkan nilai jual baik, disamping bobot yang lebih besar, jenis lele ini lebih cepat pertumbuhannya terlebih jika diperlakukan dengan baik.
7. Kotoran sapi lebih murah bahkan bisa Cuma-Cuma (untuk pakan)
Pemberian pakan menjadi salah hal paling penting dalam budidaya ikan termasuk lele. Dengan metode organik kita bisa menggunakan kotoran sapi sebagai pakan lele dan tidak sulit ditemukan.
8. Bekas Air kolom peliharaan bisa untuk pupuk
Air bekas kolam bisa dijadikan pupuk untuk menyuburkan tanaman.
Sebenarnya masih banyak kelebihan lain yang bisa diperoleh seperti harga pasaran yang lebih tinggi dan  diminati banyak pembeli karena rasanya yang gurih, mempunyai kadar kolesterol rendah, bergizi tinggi serta lebih aman di konsumsi karena pakan yang diberikan dibuat secara alami


ARTIKEL SEJENIS